Archive for 2015
tentang saya :D
alumni jadul kang, yang penuh masa masa keindahan yg tidak di miliki anak2 jaman sekarang mereka dewasa seblm waktunya, grin emotikon
Kami adalah generasi terakhir yang masih bermain di halaman rumah yg luas. Kami berlari dan bersembunyi penuh canda-tawa dan persahabatan. Main Petak Umpet, Boy-boynan, gobag sodor, Lompat tali, Masak-masakan, sobyong, jamuran, putri putri Melati tanpa peringatan dari Bpk Ibu. Kami bisa memanfaatkan gelang karet, isi sawo, kulit jeruk, batre bekas, sogok telik menjadi permainan yg mengasyikkan.Kami yg tiap melihat pesawat terbang langsung teriak minta uang.
yg pke sepatu klo ujan dibungkus kresek, trus kaos kaki kendor dipasangin karet gelang, punya lapangan banyak, bebas main bola, and paling greget banget klo lg ngejar layangan, kreatif cari rongsokan trus ditukerin anak ayam, rame lagi klo ada biji karet, and klo punya duit cepe abis buat main dingdon, sebuah masa lalu yg teramat sangat jauh, dan tdk bisa ditempuh dengan cara apapun.
Kami generasi yang ngantri di wartel dari jam 5 pagi, berkirim surat dan menanti surat balasan dengan penuh rasa rindu. Tiap sore kami menunggu cerita radio Mang jaya "Brama Kumbara""Sopala tanding jawar", berkirim salam lewat penyiar radio. Kamilah generasi yang SD nya merasakan papan tulis berwarna hitam, masih pakai pensil dan rautan yang ada kaca di salah satunya. Kamilah generasi yang SMP dan SMA nya masih pakai papan tulis hitam dan kapur putih. Generasi yang meja sekolahnya penuh dengan coretan kejujuran kami melalui tulisan Tipe-X putih, generasi yang sering mencuri pandang teman sekolah yang kita naksir, kirim salam buat dia lewat temannya dan menyelipkan surat cinta di laci mejanya. hehehe
Kami adalah generasi yang merasakan awal mula teknologi gadget komunikasi seperti pager, Komputer Pentium jangkrik 486 dan betapa canggihnya Pentium 1 66Mhz. Kami generasi yang sangat bangga kalau memegang Disket kapasitas 1.44Mb dan paham sedikit perintah Dos dengan mengetik copy, del, md, dir/w/p.
Kami adalah generasi yang memakai MIRC untuk chatting dan Searching memakai Yahoo. Generasi bahagia yang pertama mengenal Nintendo, Game watch yang belum berwarna. Generasi kamilah yang merekam lagu dari siaran radio ke pita kaset tape, yang menulis lirik dengan cara play-pause-rewind, dan memanfaatkan pensil utk menggulung pita kaset ya macet, kirim kirim salam ama temen2 lewat siaran radio saling sindir dan bla bla bla, generasi penikmat awal Walkman dan mengenal apa itu Laserdisc, VHS. Kamilah generasi layar tancap Misbar yang merupakan cikal bakal bioskop Twenty One. Kami tumbuh diantara para legenda cinta seprt i KLA Project, Dewa 19, Padi, masih tak malu menyanyikan lagu Sheila on7, dan selalu tanpa sadar ikut bersenandung ketika mendengar lagu: mungkin aku bukan pujangga, yang pandai merangkai kata.
Kami generasi bersepatu Warior dan rela nyeker berangkat sekolah tanpa sepatu kalau sedang hujan. Cupu tapi bukan Madesu. Kami adalah generasi yang bebas, bebas bermotor tanpa helm, yang punya sepeda, sepedanya disewain 200 rupiah /jam,bebas dari sakit leher krn kebanyakan melihat ponsel, bebas manjat tembok stadion, bebas mandi dikali disungai dll, bebas manggil teman sekolah dengan nama bapaknya. Bebas bertanggung jawab. Sebagai anak bangsa Indonesia, Kami hafal Pancasila, Nyanyian Indonesia Raya, maju tak gentar, Teks proklamasi, Sumpah Pemuda, Nama nama para Menteri kabinet pembangunan IV dan Dasadharma Pramuka dan Nama-nama seluruh provinsi di Indonesia.
masa kecil masa kecil grin emotikon
MASA LALU HANYALAH MASA LALU
Wahai kau yang jauh berlalu...
Disini, di ujung kerinduan ku selalu menunggumu,
Mengenang indah nya nostalgia saat bersamamu,
Akan kah kau ingat dengan kenangan itu?
Kita bertemu dan pernah berjanji untuk bersatu.
Namun itu bagaikan lilin yang meleleh oleh apinya,
Hilang, habis dan entah kemana.
Kemana harus ku bawa serpihan ini?
Di kegelapan malam aku mengenang saat manis itu,
Duduk termenung di kesunyian sudut malam,
Tapi hati ini tak pernah beku untuk mu,
Disini masih sama seperti waktu lalu
Namun apa daya ragaku ini,
Aku hanya bisa menunggu, dan terus menunggu,
Mungkinkah sampai akhir nafas ini akan terus begini?
Sampai kini pun ku tak tahu,
Ku hanya tahu, aku masih bisa berdoa untuk kebahagiaanmu,
Walau disini aku hanyalah masa lalu,
Namun kenangan manis dan indah bersamamu takkan terlupakan
Tag :
Lain2,
